Cintanya Allah ada di Malam dan Siang Hari | Kajian Da'i Kamtibmas seri (20)

06.56
Cinta adalah salah satu sifat sempurna Allah Azza Wajalla, terungkap di semua keadaan yang kita kenal dan diurai dalam alqur'an. Cinta Allah terkadang adalah penjara seperti yang di alami Nabi Yusuf as, bisa juga pada menyembelih anak yang sudah lama di tunggu kehadirannya seperti ujian Nabi Ibrahim as, begitu juga berkelipahannya harta yang tidak ada tandingannya dan kekuasaan membentang luas seperti Nabi Sulaeman as, tapi ia tidak angkuh malah bekata. "Hadza min fadhli Rabbi liyabluani, a asykura am akfur". Ini ujian dari Rabku, apakah aku bersyukur atau kufur dari kelimpahan kekayaan dan luasnya kekuasaan, akan kupakai fasilitas ini untuk ibadah kepada Allah.

Jika ada cinta pada malam yaitu sepuluh malam terakhir ramadhan, tentu ada juga di siangnya. Para pencari ilmu telah memecahkan misteri pertanyaan ini. Adalah ulama sahabat yang tidak diragukan lagi ketajaman analisanya, kecemerlangan idenya dan ketepatan pendapatnya Abdullah Bin Abbas berasumsi bahwa yang di maksud ayat dari surah al fajr.

Sumpah Allah waktu fajar di gandengkan dengan malam yang sepuluh adalah hari siangnya pada malam itu sebab siang datang di dahului dengan fajr dan diantara sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah, ada siang yang menjadi inti dari keseluruhan hari. Jika seorang berhaji apapun keaadannya, sakit terlebih sehat, susah apalagi jika ia senang, sempit ataukah mereka lapang, di bopong kah dengan tandu apa lagi jika bisa jalan sendiri. Mereka semua harus ada di padang arafah hari itu, tidak sah hajinya jika ia alfa ditempat tersebut, tempat berkumpul dan melihat ragam insan yang satu tujuannya semata-mata karna Allah ia wukuf, dalam arti bahasa berhenti sejenak, merenung. Bertanya pada diri, Mau kemanakah aku ini ?,  sudah banyakkah amalku ? Apakah amal baiku lebih berat dari amalan burukku ? Apa tujuan aku di ciptakan ? Sudakah aku dekat kepada Allah swt ?, sudakah aku cinta pada Rasulullah.? Oh, oh, oh ya Allah. 

Jawabannya saudaraku, kita sendiri yang tahu dan itu di terangkan dalam al qur'an. Al Qiyamah 14.

“Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri” Al Qiyamah 14

Sekarang kita boleh memilih amal sunnah apa yang kita mau teggakkan pada mulai hitungannya hari ini. Apakah puasa sunnah, dengannya bisa meredam hawa nafsu, ataukah sedekah di perbanyak ia bisa menolak bala, ataukah dzikir yang bisa menenangkan hati pengamalnya, serta tilawah alqur'an semaksimal kesanggupan, apa lagi sekarang mudah, lengkapilah fitur android kita dengan aplikasi kitab suci, bacalah di semua keadaan kecuali dalam toilet yang disepakati ulama dilarang. Ataukah bertakbir, bertahmid, bertasbih. Seperti syair lebaran, sebab sejak dulu sahabat sudah mengamalkannya. Adalah Abdullah Bin Umar dan Abu Hurairah. Mengingatkan insan di pasar-pasar Madinah agar mengagungkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah dangan lafadz berikut, dangan suara merendah. (tadarruwan wa khufyah)
Allahu akbar, Allahu akbar, La ilaha illa llahu wallahu akbar, Allahu akbar Walillahil hamd.

SAUDARAKU MANFAATKANLAH 10 HARI YANG PENUH REWARD INI, SEBAB ALLAH SANGAT CINTA AMAL SHALEH HAMBANYA DI HARI INI.


Penulis : Hamka Mahmud


Previous
Next Post »
0 Komentar