Masjid Megah Yang Tidak Punya Tempat Parkir Mobil

17.11

Hamka Mahmud*

Dimana-mana masjid megah pasti memiliki fasilitas tempat parkir kendaraan roda empat. Tetapi kali ini, masjid yang penulis terkagum kagum dengan kemegahannya, sebab dibangun dengan biaya tak sedikit yakni 15 miliyar. Namanya Masjid Jami Nurul Yaqin. Ironisnya tidak memiliki tempat untuk parkir mobil meskipun satu kendaraan. Sungguh mengherankan???

Masjid Jami Nurul Yaqin

Menggunakan rancang bangun model cangkang telur yakni tidak memiliki tiang satupun ke atap di tengah bangunan masjid. Berlantaikan marmer yang lebarnya seukuran sajadah setiap kepingnya. Kemudian dialasi karpet tebal yang jika diinjak telapak kaki akan terbenam. Dindingnya pun dijejali marmer yang berkelas. 

Bertambah kekaguman penulis saat melihat jamaah yang meramaikan salat berjamaah lima waktu, sangat banyak, yakni hampir lima saf. Baik itu hadir salat Subuh, Zhuhur, Ashar, Maqrib dan Isya. Jika dihitung ada ratusan orang selalu hadir shalat berjamaah. Masjid itu, sebenarnya berdiri di bekas lokasi masjid tua yang telah dibongkar sebelumnya.

Awalnya masjid tersebut dibangun mengundang arsitek untuk gambar. Kemudian jadilah tiga gambar yang masing-masing berbeda ongkos dan biaya pembangunannya. Ada yang berbiaya 5 miliar, dan lainya ada yang 10 miliar dan 15 miliar.

Sempat salah seorang warga yang menceritakan bagaimana dibangun masjid megah tersebut. Ia bertutur bahwa seluruh biaya pembangunan masjid ditanggung dan didanai oleh warga desa setempat. Tidak satupun sumbangan dari pemerintah.

Bahan rangka baja yakni besi huruf H didatangkan langsung dari kota Surabaya. Begitu pula atapnya dan tukang yang memasangnya berasal dari kota pahlawan. Untuk dapat menampung semua jamaah yang mendiami desa tersebut, maka kemudian dibuat lantai dua. Dihiasi dengan ornamen kaligrafi apik dan indah. Pagar masjid dari besi putih yang tak berkarat.

Penulis mewakafkan buku DANI dan Alquran diterima oleh Imam Masjid

Tidak hanya kemegahan bangunan yang membuat penulis kagum, tapi juga biaya yang dikeluarkan dalam operasional masjid yakni mencapai 11 juta setiap bulan. Dana ini untuk honor imam, marbot dan tukang bersih masjid. Bahkan pelayan mandi mayat, ada orang mati atau tidak ada ia tatap dapat honor dari dana kas masjid.

Dilengkapi dengan perpustakaan yang berisi buku berkualitas hasil sumbang perpustakaan nasional. Sehingga hal itu pula jadi inspirasi turut mewakafkan satu buku karya penulis berjudul Da'i Anti Narkotika (DANI) diterima oleh imam masjid. Penulis serahkan buku bertepatan saat usai Idul Fitri. Tepatnya Sabtu, 13 April 2024 M/3 Syawal 1445 H.

Selama bulan Ramadan 1445 H pengurus masjid mengumpulkan dana 200 juta lebih dari jamaah. Imam tarawihnya diberi honor 30 juta selama sebulan. Saking surplus dana, hingga menara yang nampak serasi dengan warna kubah dan dinding masjid ingin dibangun lagi satu tiang menara. 

Sebab Tidak Ada Tempat Parkirnya

Ketika masjid tersebut diikutkan lomba. Tim juri memberi penilaian dengan juara 2. Alasan juri memberi juara dua sebab mereka berkelakar. Bahwa karena masjid tidak ada fasilitas tempat parkir mobilnya. 

Antusias Jamaah salat jenazah bendahara masjid  H. Asikin dipimpin oleh Ust Dr. H. Abdul Hakim Jurumiah, Lc., MA 

Alasan pengurus masjid tidak ada tempat parkir disediakan yakni sebab semua warga yang tinggal didekat masjid mereka semua tidak memiliki kendaraan berupa mobil. Dan semua orang dari luar desa tersebut yang ingin mendatangin mengujungi masjid, harus datang dengan tidak menaiki mobil. Yaitu menaiki perahu dari Pelabuhan Maccini Baji, Desa Pundata Baji, Kecamatan Labbakang.

Sebab masjid tersebut berada  tepat di tengah-tengah satu pulau yang bernama Pulau Kulambing, di Desa Mattiro Uleng, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara,  Kabupaten Pangkajenne dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan. Sehingga itu pula tidak mungkin disediakan tempat parkir mobil bagi jamaah masjidnya.

BANGUNAN MASJID JAMI NURUL YAQIN PULAU KULAMBING BUKTI KETAKWAAN WARGA PULAU

*BY: Hamka Mahmud Seri 812. Kajian Dai Kamtibmas/Penyuluh Agama Islam Non PNS/DANI-Dai Anti Narkotika/DASI (Da'i Siber Indonesia) Doktor Bidang Dakwah Siber Polri.  HP: 081285693559


Previous
Next Post »
0 Komentar