Ketum TCM Menerima Penghargaan di Hari Kesadaran Nasional

03.17
WWW.TCMIRASANTIKA.COM - Amanah yang bertambah ini yang terbersit dihati Ketum TCM Hamka Mahmud, setelah menerima Piagam penghargaan dari Polres Maros atas partisipasi beliau sebagai Mitra Polri mendukung situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Maros Melalui Wadah Yayasan TCM (Tanggap Cegah Mirasantika-Minuman keras dan Narkotika). 

Foto By @ihsyah

Foto By @ihsyah

Di hari selasa tanggal 17 Maret 2015 Pada upacara peringatan hari Kesadaran Nasional yang bertidak sebagai pelaksana bulan maret iyalah institusi Polres maros dan yang bertindak begai Inspektur upacara iyalah Kapolres Maros AKBP C. F. Hotman Sirait, SIK, SH. Dalam pidato beliu mengucapakan.
  1. Selamat kepada bapak bupati dan jajaranya atas keberhasilan mendapatkan penghargaan nomor satu Nasional penataan kaki lima.
  2. Laporan tentang situasi kantibmas diwilayah maros.
  3. Pemberian Piagam (Reward) kepada AVC Bandara Sulatan Hasanuddin yang berhasil menangkap pebawa ganja 3 gram perjalanan makassar-surabaya. Kapolres mengomentari penghargaan ini. Ini sedikit barang yang ditangkap, tapi yang penting disini. Bahwa mereka mau disogok dengan uang yang tidak sedikit tapi mereka tidak terbuai dengan uang sogokan tersebut. Kapolres Mengatakan lagi. "Lanjutkan Bapak dan ibu" Integritas itu .
  4. Selanjutnya kapolres memberikan komentar terhadap Da'i Kamtibmas sekaligus Ketum TCM. Bahwa yang menarik dari Rewad ini kepada Ust. Hamka Mahmud sewaktu datang telegram dari Polda sulsel tentang utusan kapolres maros yang ikut pelatihan Da'i Kamtibmas iyalah eks warga binaan pemasyarakatan. Dan terpilah Hamka Mahmud.


Kesan Ketua TCM saat ditelpon anggota Polres Maros AIPTU. Luthfi SN. Kami pada saat itu ada dikabupaten Bombana, Sedang ikut pameran MTQ Tingkat Propinsi Sultra. Begita ada pemberitahun itu kebetulan acara MTQ juga suda mau usai. Tapi ada yang menarik dari undangan ini, seolah olah Allah SWT. Memberikan semangat dan kekuatan ikut. Yaitu baru kali ini dalam sejarah hidup saya mengemudi mobil 15 jam tidak tidur, istirahat kecuali shalat jamak qhasrah magrib isya dan subuh. Saya melintasi kab.Unaha lewat kolaka timur, kolaka, kolaka utara dan masuk perbatasan  sulsel jam 07 di Kab. Malili. Selanjutnya mobil dikemudikan adik ipar karna jalan malili-maros sudah tidak naik dan turun gunung, masuk lembah, hutan dan jurang.Allahu Akbar.
Sadikit kami jelaskan karana sepertinya sudah waktunya kami jelaskan. tentang kasus yang pernah menimpa Ketum TCM dan Kakaknya dan ini sebab terpilih jadi Da'i Kamtibmas. 
Waktu itu sekitar tahun 2006 ada komflik rumah tangga antara Kakak Ketum TCM M. Agus Salim dengan Istrinya. Waktu itu masalah sudah kompleks dan parah. Ketum TCM datang menasehati pihak ketiga yang ikut andil dalam perselisihan keluarga ini. Ternyata disitulah awal fitnahnya. Mantan kakak ipar Da'i kamtibmas menuduh dicemarkan nama baiknya dan keluarganya dan melaporkah kepolisi bukan cuman Ketum TCM yang dipenjarakan Kakanya M. Agus salim dituduh ingin membunuh anaknya, KDRT. Karna pihak pelapor ini mengangap benar dan berkuasa karna Mantan ketua DPRD bapaknya apalagi sarjana hukum. Pasal yang disangkakan 310. 
Saat-saat pemeriksaan polisi ketua TCM , sudah menjual buku di masjid Al markaz maros dan ikut sekolah dipesanten Yadi itu juga sebabnya hanya wajib lapor hingga jatuh vonis oleh hakim dengan penuh ketegaran dan sudah menjadi takdir Allah swt, saya terima  vonis hakim tampa didampingi pengacara sejak dipengadilan.
Sungguh kasus yang menimpa kelurga kami waktu itu sangat berat terasa, tidak orang bisa memediasi dan mendamaikan pada hal ini kasus Tipiring dan kami dua bersaudara dipenjarakan dengan oleh sabotase setu keluarga.
Tetapi Allah swt lebih tahu tentang itu dan begitu menyangi keluarga kami karna ada yang hendak diberikan kepada kami didalam Lapas sebagaimana juga Allah swt memberi ilmu kepada Nabi Yusuf AS. Allah swt mencurahkan kesabaran mengahapai masalah ini. Rabbana afriq alaina sabran wa tawaffana muslimin. Artinya: Ya Allah curahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri, itu doa yang senangtiasa kami baca. 
Kasus yang menipa saya dan kakak saya adalah ujian untuk meningkatkan iman dan pastinya Aparat kepolisian Kab. Maros lebih tahu masalah ini. Kami sekeluarga tidak dendam urusan ini kuserahakan sepenuhnya kepada Hakim yang paling Adil.
Singkat kisahnya bahwa dilapas maros ketua TCM ditakdirkan menjadi khatib jum'at untuk pertama kali dalam hidupnya dan serangkaian kebaikan itu belanjut hingga sekarang sempai mendapatkan Reward dari Polres Maros. 
Sepertinya masih ada lagi hal-hal yang tidak terduga dari Allah swt semenjak kami dua bersaudara selesai dipenjarakan oleh kakak ipar dan istrinya mereka satu keluarga merancang memenjarakan kami. Tapi Allah swt maha tahu dan Ganjaran Allah swt terkait kesabaran dan balasannya sangat besar dalam Al-Qur'an.
Innamaa yuwaffa shabiruna bighairi hisab. Artinya : Bahwasanya balasan bagi orang yang bersabar tidak ternilai. AQ. Az-zumar .10.
Previous
Next Post »
0 Komentar