Da'i Anti Narkotika Sudah 5 Tahun Eksis

19.45

 Hamka Mahmud*

Tak terasa Da'i Anti Narkotika lima tahun eksis berdakwah. Awalnya ide bentuk konsep, kemudian jadi komunitas. Usianya secara resmi tepat lima tahun hari ini. Yakni hari Senin, 14 Agustus 2023. Setengah dasawarsa yang lalu bertempat di kantor BNNP Sulsel. Ada sekitar 30 muballig dikukuhkan oleh Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Drs. Mardi Sukmianto sebagai penggiat anti narkotika dengan nama DANI.

                                           Cover buku DANI Edisi Revisi

Penulis ingin berkisah proses lahir dan munculnya ide DANI. Hingga komunitas ini, sudah diketahui oleh Presiden Jokowi, Menkopolhukam Prof. Mahfudz MD, Kapolri Jenderal Polisi Sulistyo Sigit Prabowo, Menteri Hukum dan HAM Prof. Yasonna H. Laoly, Menteri Agama Yaqut Khalis Qaumas, Kepala BNN RI Komjen Pol Prof. Dr. Petrus R. Golose dan Dirjen Pemasyarakatan Irjen Pol Dr. Reynhard Silitonga. Sebab mereka semua telah penulis surati dilampirkan satu eksamplar buku DANI di tahun 2021

Ide DANI telah diliput oleh berbagai media mainstream. Di YouTubenya media arus utama telah ditonton ribuan kali. Di MetroTV, Kompas TV 694 kali, 20detik.com. Dan secara khusus Tribun Timur livestreaming meliput wawancara. Telah ditonton 1900 kali dengan tema, "Cerita Penggagas Da'i Anti Narkotika".

Dan satu lagi keberkahan dari Allah sehingga DANI terus eksis. Yakni ada lembaga besar Yayasan Hadji Kalla yang sajak tahun  2022 lalu mengajak kerja sama dalam bidang dakwah yakni Program Tebar Da'i Anti Narkotika yang hingga tahun ini 2023 masih berlanjut. Semoga juga YHK juga turut serta dalam membantu mengembangkan DANI sehingga komunitas pendakwah ini ada perwakilannya di kabupaten kota seluruh Indonesia. Aamiin.

Proses Terbentuk Perahu DANI

Tahun 2018 penulis Allah takdirkan gagal jadi komisioner KPU Maros. Sebab tidak jadi pejabat struktural. Maka penulis tetap menjadi aktivis dakwah narkotika yang kerjanya keluar masuk lapas dan rutan beri motivasi tobat pada narapidana. Lalu diundang Kabid Rehabilitasi BNNP Sulsel Sudaryanto untuk ikut diklat konselor narkotika di salah satu hotel di Makassar waktu itu.

                                        Penulis dipasangkan PIN oleh Kepala BNNP Sulsel 

Saat dipembukaan diklat, penulis menyimak pidato sambutan Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Drs. Mardi Sukmianto. Mengatakan bahwa ada tiga metode BNN RI dalam bekerja menangani masalah narkotika yaitu rehabilitasi, penegakan hukum dan pencegahan. Pidato pembukaan 16 Juli 2018 itu 

merasuk di benak. Sehingga pada 21 Juli 18 Allah seperti memberi Ilham di hati. Ilham itu seperti Nabi Nuh yang suruh buat perahu. Yakni gagasan membentuk komunitas da'i yang khusus mendakwahkan pencegahan narkotika. Penulis beri nama Da'i Anti Narkotika disingkat DANI. Ide inilah penulis urai secara apik dan lugas di dalam satu tulisan dengan judul, "BNN Butuh Da'i Anti Narkotika-DANI". Tulisan Kajian Da'i Kamtibmas seri 360.

Hari itu juga penulis unggah hasil tulisan ke berbagai grup WA dan nomor pribadi. Karena gagasan pembentukan DANI adalah Ilham dari Allah. Maka kemudian tulisan tersebut beresonansi. Salah satu yang menerima gagasan penulis adalah jenderal bintang satu yaitu Kepala BNNP Sulsel. Ia kemudian mengarahkan untuk mengumpulkan 30 orang muballig untuk di TOT.

Arahan jenderal bintang satu yang pernah menyimak khutbah Jum'at  penulis tentang narkotika di Masjid Syuhada 45 Mapolda Sulsel pada 25 Mei 2018. Bersama jenderal bintang dua Irjen Pol Drs. Umar Septono serta jenderal bintang tiga Komjen Pol Haru Winarko. Penulis jalankan dengan baik. Sebab 30 muballig yang aktif berdakwah di masyarakat mendaftar bergabung. 

Setelah semua muballig pendaftar berkumpul di Kantor BNNP Sulsel. TOT dilaksanakan mulai dengan proses pembekalan dan mengenal narkotika oleh berbagai pemateri. Lalu tepat tanggal 14 Agustus 2018 perahu bernama DANI diluncurkan. Seluruh awaknya dipasangkan pin bertulisan Penggiat Anti Narkotika. 

Proses Buku DANI Diluncurkan dan Skenario FILMnya

30 sosok da'i akan dikenang sejarah sebab nama-namanya ada tertoreh di buku DANI yang telah dibagikan kepada para pejabat nasional dan diwakafakan di perpustakaan. Tapi ada hal yang tak kalah menarik saat  perampungan penulisan buku DANI. Ini dikarenakan ide ini berasal dari Ilham dan petunjuk Allah dibentuk sehingga banyak orang penting yang terlibat dalam peluncuran.

Muncul sosok pejabat yang peduli dalam penerbitan dan diluncurkan buku. Yakni Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Harun Sulianto yang membiayai HAKInya dan hadir saat peluncuran. Dan Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Drs. Idris Kadir, M.Hum tanggung biaya cetak buku dan meluncurkan mewakili Kepala BNN RI Komjen Pol Haru Winarko, SH., karena saat itu wabah covid-19.  Bertempat di masjid Al-Markaz Maros buku DANI diluncurkan 6 Agustus 2020.

                                   Kapala BNNP Sulsel di dampingi Kepala Kemenkumham Sulsel puncuran buku DANI

Di buku DANI cetakan pertama, 30 nama tersebut belum ditulis. Akan tetapi, edisi revisi yang dikirim pada pejabat nasional. Semua nama da'i yang ikut naik di atas perahu DANI. Bahkan nama-nama pejabat yang turut serta terlibat pada peluncuran semuanya penulis masukkan. 

Kisah DANI terbentuk sudah dibuat naskah skenario FILMnya. Penulis pernah serahkan naskahnya kepada Kepala BNN RI Komjen Pol Prof. Dr. Petrus R Golose 31 Agustus 2022 di Hotel Claro Makassar. Alangkah inspirasi jika terwujud jadi film. Apa lagi jika ditambah dengan pengalaman menjalankan program Tebar Da'i Anti Narkotika yang bekerja sama dengan Yayasan Hadji Kalla. Sebab ada peristiwa yang menegangkan penulis alami yakni ingin dikeroyok gembong narkotika di Makassar.

                                      Kepala BNN RI menerima buku dan naskah skenario FILM  DANI 

Rayakan Milad 5 Tahun dan Bentuk DPP DANI

Penulis telah konsultasi dengan notaris Rifai. Ia berpendapat bahwa Da'i Anti Narkotika adalah dapat dikatakan adalah bagian Yayasan Tanggap Cegah Mirasantika. Sebab kerja-kerjanya adalah pencegahan narkotika. Usai konsultasi, penulis lansung masukan DANI bagian dari kerja-kerja Yayasan TCM. 

Di usia 5 tahun ini penulis ingin buat acara milad dengan mengundang 30 muballig yang namanya ada di dalam buku DANI. Acara syukuran. Kemudian rapat pembentukan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) DANI di bulan Agustus 2023 ini rencana di laksanakan In Syaa Allah. 

Plan Markas Besar DPP DANI

Tempat acara milad di masjid Da'i Kamtibmas yang berhadapan langsung dengan kantor Yayasan TCM juga menjadi kantor Pusat DPP DANI. Saat acara milad awak kapal DANI yang hadir akan bersama-sama mengangkat plan nama yang bertuliskan Markas Besar Dewan Pimpinan Pusat DANI. Usai pembentukan tersebut, kalau mungkinkan akan dibuat seremoni pelantikan pengurus DPP DANI.

{ وَلَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ فَلَبِثَ فِيهِمۡ أَلۡفَ سَنَةٍ إِلَّا خَمۡسِينَ عَامٗا }

Dan sungguh, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka dia tinggal bersama mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. QS. Al-Ankabut: 14

LIMA TAHUN USIA DANI BELUM SEBERAPA DARI USIA DAKWAH NABI NUH YANG 950 TAHUN

Hamka Mahmud Seri 785. Kajian Dai Kamtibmas/Penyuluh Agama Islam Non PNS/DANI-Dai Anti Narkotika/DASI (Da'i Siber Indonesia) BY:  HP: 081285693559

Previous
Next Post »
0 Komentar