Tiga Pesan Kamtibmas Di Masjid Pabrik PT Semen Bosowa

04.57
www..tcmirasantika.com--Jum'at 24 Muharram 1437 H atau bertepatan dengan 06-11-2015 Da'i Kamtibmas Ust. Hamka Mahmud  khutbah dimasjid Koples Pabrik PT Semen Bosowa Kab.Maros Sul-sel. 

Tiga Nasehat Menjelang Pilkada serentak 11 Kabupaten di sulsel.

1. ALLAH  PEMBERI  KEKUASAAN DAN PENCABUT KEKUASAAN
    Mari kita jaga siskamtibmas menjelang pemelihan bupati sebab pemimpin yang terpilih kelak sudah ditentukan Allah swt, kita hanya mengikuti prosesnya. dan janganlah berbuat anarkis. Seperti yang peranh terjadi di kabupaten Palopo. Yang menolak  takdir  ketetapan Allah swt,mereka  membakar kantor  bupoatinya sendiri, kantor orang tuanya sendiri, pemimpinya sendiri dan hingga sekarng belum terbangun. Toh yang membakar  yang anarkis itu tidak bisa merubah keadaan bahkan mereka medapatkan hukuman akibat ulahnya merusak Siskamtibmas.Jika kita renungkan bersama Fiman Allah swt dalam Al Qur'an ali Imran 26 yang menjelaskan kekuasaan Allah swt sebab Dia yang memberikan kekuasaan kepada siapa yang Dia kehiendaki dan mencabut kekuasaa kepda siapa yang Dia kehendaki.

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاء وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاء وَتُعِزُّ مَن تَشَاء وَتُذِلُّ مَن تَشَاء بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ 
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau Berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau Kehendaki, dan Engkau Cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau Kehendaki. Engkau Muliakan siapa pun yang Engkau Kehendaki dan Engkau Hinakan siapa pun yang Engkau Kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Ayat ini diperkuat dengan Hadis Nabi Muhammad swt yang diriwaytakn oleh imam Tirmidzi.

وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ وَلَوْ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ رُفِعَتْ الْأَقْلَامُ وَجَفَّتْ الصُّحُفُ
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam pada suatu hari, beliau bersabda: ketahuilah sesungguhnya seandainya ummat bersatu untuk memberimu manfaat, mereka tidak akan memberi manfaat apa pun selain yang telah ditakdirkan Allah untukmu dan seandainya bila mereka bersatu untuk membahayakanmu, mereka tidak akan membahayakanmu sama sekali kecuali yang telah ditakdirkan Allah padamu, pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering. (maksudnya takdir telah ditetapkan)

a.  Yang dituntut pada saat kita sebagai masyarakat menjelang  suksesi pemilihan Bupati iyalah kita banyak berdoa kepada Allah agar memilih  pilihan yang tepat yang  sayang pada rakyatya. Inilah doa bagus kita baca menjelang pemlihan Bapati. QS.zumar 46. Dan dari Doa dari Nabi saw.
اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِي مَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
 “Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, yang Mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang Memutuskan di antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka perselisihkan.”
 اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنْ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلْ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا
 (Ya Allah, curahkanlah kepada kepada kami rasa takut kepadaMu yang menghalangi kami dari bermaksiat kepadaMu, dan ketaatan kepadaMu yang mengantarkan kami kepada SurgaMu, dan curahkanlah keyakinan yang meringankan musibah di dunia. Berilah kenikmatan kami dengan pendengaran kami, penglihatan kami, serta kekuatan kami selama kami hidup, dan jadikan itu sebagai warisan dari kami, dan jadikan pembalasan atas orang yang menzhalimi kami, dan tolonglah kami melawan orang-orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami pada agama kami, dan jangan Engkau jadikan dunia sebagai impian kami terbesar, serta pengetahuan kami yang tertinggi, serta jangan engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menyayangi kami)..

2.      Berhati hati berkendara dijalan raya gunakan helm standar dan pake sabuk pengaman. Jangan  parkir mobil  dibadan jalan.

Pesan dan arahan  Kapolres Maros sebelum kutbah saya komunikasi dengan beliau. Hal ini sangat dianjurkan Sebab telah banyak korban. Data yang pernah diliris Dirkorlantas RI lewat media bahwa angka kematian dijalan raya setiap hari yaitu 89 orang mati. Di kab, Maros sendri data yang pernah Da’i Kamtibmas terima dari Kasat Lantas korban Mei 2015 jumlah kecelakaan 15. Meninggal Dunia 5 orang, Luka berat 3, Luka ringan 15, Korban materil 48.600.000. Juni 2015 jumlah kecelakaan 22. Meninggal Dunia 7 orang, Luka berat 7, Luka ringan 17, Korban materil 23.200.000.
Coba bayangkan hadirin jama’ah jum’at jika setiap kabupaten  Kota 5 orang saja dirata-ratakan meninggal dijalan ranya, sementara ada sekitar hampir 500 kabupaten kota si seluruh Indonesia berarti kira-kira RIBUAN orang meninggal setiap bulan di jalan raya. Ya Allah Lindungilah kami semua diri musibah jalan raya.
Olehnya itu kita agar kita selamat dijalan raya hendaknmya kita berhati-hati, jangan kita pake semua Spidometer motor kita hinga tidak terkendali, akhirnya kita kecelakaan, pengamatan kami motor metic banyak korbannya rem depanya bisa membuat orang jatuh jika tiba-tiba kita gunakan. Jangan kita tiru cara membawa motor pembalab GP di TV.
Banya berdoa agar Allah swt lindungi kita dari segala bahaya.
سُبْحانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ -١٣- وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنقَلِبُونَ
“Maha Suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya,
 dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

3.      Mengedalikan diri pada saat marah, 
      janganlah kita mudah marah, yang akibatnya bisa berbaut fatal seperti kejadian beberpa hari yang lalu. Tukang ojek meninggal dunia ditembak oknum yang yang marah nya tidak bisa kedalikan. Hanya karan tersesrempet motor korban. Hingga terjadi peristiwa teragis. Anak menjadi yatim, Istri  menjadi janda. Ibu kehilangan anak. Olehnya itu nabi pernah bersabda bukan orang kuat yang jagoi bergulat tetapi orang kuat iyalah yang bisa mengendalikan amarahnya. Dan jadilah kita Pemaaf sebagaimana dalam Alqur’an.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ وَلَكِنَّ الشَّدِيدَ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: \"tidak dikatakan orang kuat yang pandai bergulat, tetapi yang dikatakan kuat adalah orang yang mampu mengendalikan diri ketika marah.\"HR; BUKHARI No. 5649

Penutup dari khutbah ini.

Mari kita jaga kedamaian, mari kita berhati—hati dijalan raya, dan mari kita senantiasa menahan amarah kita. Hindaklah kita semua menaati Allah swt dan Rasulnya, hingga berat timbangan amal kebikan kita, siapa yang berat timbnagn kebikabya maka iya orang berutuntung (SURGA). Sebalikya siapa ang ringan timbangan kebaikana maka ia orang rugi (NERAKA) Naudzu Billah.
Doa Penutup Khutbah......
Previous
Next Post »
0 Komentar