SUDAH BANYAK KORBANNYA, JANGAN ADA LAGI PESTA MIRAS DI TAHUN BARU DI PTB (INDONESIA)

14.45
Tcmirasantika.com--Melihat pengalaman dan peristiwa  kebelakan dari jumlah kasus pembunuhan, penganiyaa, lakalantas  10 tahun terakhir ini di kabupaten Maros meningkat akibat pemicunya mabuk  usai merenggak miras yang bermerek/botolan atau  yang tradisional Ballo.
Daeng Gassing alias Camonne Tewas usai berduel dengan H. Tunru

Mulai pembunuhan yang menggemparkan masyarakat  tahun 2011-2012 dilakukan oleh ketua kelopok aliran sesat bernama Aha yang gemar mabuk mabukan di kampungnya di laiyya membunuh salah seorang angota Polsek Turikale Aiptu Anumerta Abd Rahim di jalan poros Maros-Bone kemudian Aha tewas tertembak polisi karna tidak mau menyerah malah  menutup jalan poros maros –bone bersama anggotanya yang menyerang Polisi. Aha tewas diberondong peluru bahkan ada Vidio Live nya di Youtobe dan Ketua Yayasan Tanggap Cegah Mirasntika TCM Hamka Mahmud menjadi saksi kejadian tesebut sebab berada di TKP.

Masih kejadian sama pembunuhan tidak jauh dilokasi tewasnya Aha yaitu dihalaman kantor Balikkanta sekelompok ABG yang mabuk mebunuh Satpam Kantor tersebut yang sudah mabuk juga. Begitu pula kejadin tahun 2014 di lapngan Mallawa duel antara Panman Andi Uppi dan Andi Aso yang lagi mabuk miras mengamuk, tewas terbunuh oleh Andi Uppi yang juga habis menenggak miras, usai membunuh Andi Uppi berteriak di lokasi kejadian siapa lagi mau  tantang saya. Mereka semua pemabuk.

 Juga kejadian awal 2015 dedengkot penjual miras di maros istilahnya PALLONTANG Pereman kampung, pembking judi sabung ayam juga pembunuh bernama  Daeng Gassing atau Camonne tewas berduel  di perumahan Bentengge dengan H. Tunru kakak dari korban yang pernah Daeng Gassing bunuh. Daeng Gassing ini, biang perusak Siskamtibmas di wilayah Kecamatan Tanralili, Simbang. Bahkan Da’i Kamtibmas pernah dapat imfo bahwa itu Daeng Gassing jika sudah minum menutup jalan poros Tanralili Maros  dikampung Cambayya dengan duduk ditengah jalan memalak setiap pengguna jalan yang lewat.

Sementara kejadian Lakalantas yaitu kecelakaan yang terjadi Jl. Pettarani maros depan toko lemari alumunium. Bahwkan pemilik toko itu yang meberikan imfo bernama Darwis. Bahwa pernah ada kecelakan lalu lintas didepan rukonya ketika Ia tolong korban kecelakaan ini berkata saya anaknya karaeng Anu.....iya menyebutkan dirinya sementara bau miras menyengat pada tubunhya. Saudara Darwis berkata demikian memberikan kesaksian buruknya miras.” Jangan makao bilang anaknya kaareng ini, asapal tidak kenal  anak kareang kalau balap-balap dan mabuk-mabukan”. Sementara kondisi  badanya sudah banyak darah akibat kecelakaan tersebut korban hanya mengigau terus dan muntah-muntah akibat miras”. Sementara kecelakaan yang tewas  berkendara sementara mabuk miras adalah Oknum angota baju coklat  yang tewas tertabrak di depan patung  Polwan tikungan Batang ase dan sama begitu juga oknum tewas di depan bandara lama menabrak mobil kontener dari belakang motornya masuk kedalam mobil truk dan orangnya tersangkut pada badan belakang mobil  truk dan mati.Seperti ungkapn Da’i Kamtibmas ketika khutbah”bahwa orang sudah minum miras kemudian mengendara motor atau mobil, bukan jalanan yang dilewati tetapi bikin jalanan baru, atau pantat mobil truk dikira jalanan”.

Sementara kesus pembunuhan tahun 2016 yaitu awal januari pembunuhan yang dilakukan 15 pemuda dari desa ongkoe Kecamatan Maros membunuh  seorang karyawan gudang Pattenne. Enam pelaku sudah Vonis dan 9 masih buron. Pembunuhan di Pemurumahan BCL Mandai  pertengan tahun2016 antara sesama sekuriti  yang salah satunya mabuk usai menenggak miras. Juga sama pembunuhan pada wanita paruh baya di desa Tenrigangkae Mandai sama pembunuh mengaku usai menengkak khamer. Kesemua pelaku Ketua TCM mewawancara dan menggali keterangan padamereka usai ceramah di Masjid Lapas Maros.

Kejadian pesata miras di tahun baru pernah terjadi yaitu pada saat pergantian tahun2014 ke20 15 di depan Ruko penjual air galon dekat kantor Gapeknas tidak jauh dari Bank sampah. Para pelaku pesta miras ini menyewa musik elekton dan nampak berdos-dos dan berak-rak mirasnya di pertontonkan itu lihat ketika melintas ke jalan Labuang dan Perumnas. Berhasil di hentikan pesta miras tersebut karna Da’i Kamtibmas menelpon Kapolres Maros. Sementara pesta miras yang lain di Ruko depan kantor Bupati maros dekat almarkaz yang dilakukan oleh angota parkir tempat tersebut. Bahkan, imfo dari tentangga di tempat kejadian botol minumnya dilempar  kejalan raya usai meminumnya. Begitu juga sering ada pesta mitas sekitar kafe bernyanyi, tetapi sudah bersyukur Pemda telah menutupnya. Di sebabkan tidak mau mendegengarkan saran  dan  suara nyayianya menggangu masyarakat sekitas.

Sementara kejadian pesta miras terbaru yaitu pada tanggal 5 oktober 2016 yang di pimpin oleh oknum anggota TNI berpangkat Sertu mengondo pemuda yang masih ABG di hutan kota Maros depan Masjid Al-Markaz maros sekitar 40 botol miras jenis Ballo diteraktir, alasanya ketika ditanya oleh anggota bahwa besok katanya Ulang tahunya. Oknum ini beralamat jal. Cenrawasih Makssar. diamankan bersama angota Shabara Polres Maros dan SatpoPP.

Sementra kasus pembunuhan di beberapa kabupten di sulsel. pada tanggal 24 September 2016 di Bulukumba Zainuddin yang lagi mabuk menikam 3 orang di cara pesta pernikahan, kemudian Zainuddin juga tewas di keroyok massa usai kabur setelah membunuh. Begitu juga di kasus di Kab. Barru  sekitrar buklan agustus 2016 Ali Sadiki alis Cambang memutilasi teman kecilnya Muhammad Arti karna tesinggung. Pembunuhan nii dilakukan stelah Ali Sadikin pesta miras. itu pengakuan Ia setlah di wawancara Tvone acara bedah kasus.

Karakter miras, sebagaimana penulis buku ini jalanku Da’i Kamtibmas menulis dalam halaman 31. Bahwa, miras itu. Sebotol cari teman, lima botol cari lawan. Segelas cari parner lima gelas cari musuh.

Loksi-Lokasi Pesta Miras
1.       Hutan Kota Maros
2.       Ruko Depan Kantor Bupati
3.       Jl. Pemuda
4.       TPI Tempat Pelelangan Ikan
5.       Kafe-Kafe di Sekitar PTB
6.       Lingkunagaan Pasar Maros
7.       Sekitar Stadion KASSI KEBO
8.       Dimana ada ada orkes/elekton musik lasimnya mereka merengkak miras jika di malam tahun baru
Penjual-Penjual yang selama ini mengedarakan miras
1.       Toko Ratna Pasar Senteral milik Cimming
2.       Istri Mending Marten jalan Cendana dalam lorong tidak jauh dari Masjid Raya Maros
3.       Toko campuran di sekitar pasar Bulu-Bulu
4.       Panjual ballo disekitar stadion Kassi kebo
5.       Dan Lain-lain menunggu laporan imfo dariu masyarakat jika memiliki imfo pesta miras dan penjual miras silahkan sms 081 285 693 285 693 559. Hamka Mahmud 

Upaya Antisipasi yang dilakuan Ketua Tanggap Cegah Mirasantika (TCM) atau Da’i Kamtibmas(preventif)
1.       Bersurat ke Pemda,Polres Maros , Kodim agar menindak pelaku pesta miras
2.       Bersurat ke masjid-masjid agar pengurus masjid menyampaikan ke jamaah pada saat hari jum’at 30 Desember 2016 agar masyarakay melaporkan jika ada penjual dan pelaku pesta miras di tahun baru dan hari-hari yang lain
3.       Hamka Mahmud Pada saat MC  di hari jum’at di masjid Al-MARKAZ  30 Desember 2016 menghimbau kepada masyarkat agar menjaga Siskamtibmas pada malam Tahun Baru dengan melaporkan kepihak berenang jika ada yang disaksikan pesta miras.
4.       Menyurati kafe-kafe  di PTB dengan himbauan tidak boleh menjual dan menyuguhkan, mampesilitasi pesta miras di kafe tesebut.

Selanjutnya dibutuhkan kesadaran bersama dalam mengurangi perdaran miras ini. Sebab sudah terbukti merusak diri, orang lain, kelurga, masyarkat, negara dan bangsa. Perlu diketahui bahwa miras dalah inuk dari segala perbutan kriminal dan dan dosa dilarang oleh ALLAH SWT, UUD, KEPRES NO 74, PERDA, KARIFAN LOKAL KOTA MAROS/MASYRAKAT TURIKLE.


Semoga Allah swt berkan kita taufik kita semua  menanamkan kebencian pada perilaku buruk minum miras dan membatu saudara kita untuk berhenti dari mengkomsumsi barang merusak ini, dengan menegakan hukum.
Previous
Next Post »
0 Komentar