Dua istri tidak Menghalangi Anak Tetap Berprestasi | Kajian Dai Kamtibmas seri (17)

06.04
Kedua keluarga yang jadi obyek penelitian Dr. Jabaruddin ini kedua-duanya unik, semuanya pengamal sunah Nabi Muhammad saw. jika pak sheleh 13 anaknya dalam hadits : nikahilah wanita subur dan penyayang.  sementara ayat yang di amalkan  Pak Asri Har, Firman Allah swt QS An-nisa. fan'kihu maathaba lakum minannisaai, mastna,wastulatsa, waruba.(Nikahilah wanita,dua atau tiga). Hampir seluruh anak pak asri ini berpersetasi, ada yang sudah tamat ITB dengan Beasiswa dari PT Bosowa. Ada yang sementara di IBP beasiswa Kalla Foundation. Yayasan kepemilikan kaluarga pak Jusuf Kalla. Serta ada yang sementara kuliah di LIPIA.

Yang kami garis bawahi, selama berintrakasi dengan kapala rumah tangga ini, mereka sangat konsen tarhadap pendidikan, terutama pendidikan agama. Pernah berucap kepada kami. "Pak Hamka, kepintaran akademik itu gampang di raih, belajar dan terus belajar. Sementara ilmu agama, harus di ajarkan sejak dini, jika sudah bagus dan sudah ada basic agamanya. Baru kita genjot ilmu umum. Dan itu terbukti teori beliau, ada anak bungsu sementaranya, (saya katakan bungsu sementara, karena saya yakin masih ada adiknya). Yang sekarang dapat beasiswa  di sekolah Insan Cendekia, serpong tangerang. Juga berprestasi di sekolah tersebut.

Kelebihan orang tua anak berperestasi ini, dia pencinta buku. Buktinya, peneliti yang meneliti juga berujar demikian. Sewaktu kami mengantar korespondensi  kerumahnya, berjejal buku di rak lemari perabotnya, bahkan termasuk salah satu pelanggan kami sewaktu punya toko buku, bernama Hamka buku di jalan poros trans Sulawesi. Jadi, sangat berbeda dengan sebahagian keluarga  Indonesia pada umumnya, mereka sanggup membeli perabot mahal, guci segede tubuh manusia, mebel jepara yang mahal,tetapi jika kita cari, adakah di rumah Anda buku-buku agama ?. Tafsir,hadis,sirah nabawi atau biografi tokoh-tokoh yang sukses mendidik atau contoh. Jawabanyan tidak ada. Astaqfirullah…! Perabot mahal bisa di beli, sementara sarana untuk hidup baik dunia dan akhirat tidak ada. Seperti buku-buku berkualitas. Kata Imam An Nawawi." Man aradad dunia fa 'alyhi bil ilmi, man aradal akhirah fa alyhi bil ilmi, man arada huma, fa alyhi bil ilmi.( siapa yang ingin hidup mapan di dunia harus dengan ilmu, begitu juga akhirat harus dengan ilmu, jika ingin sukses kedua-duanya, harus dengan ilmu).

SELAMAT BUAT PAK SALEH DAN PAK ASRI HAR, KAMI AKAN COPY PASTE METODE ANDA.

Penulis : Hamka Mahmud


Previous
Next Post »
0 Komentar